39 Tahun KPC, LSM Penjara Kutai Timur; Kemana mengalirnya Dana CSR 2020 ?

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM-Hari ini tepat 39 Tahun PT. Kaltim Prima Coal hadir di Bumi Tuah Bumi Untung Benua, namun kehadiran KPC yang sudah puluhan tahun tersebut apakah sudah memberikan keuntungan terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar tambang?

Memang diakui, kehadiran KPC di Sangatta dan Kutai Timur pada umum nya telah memberikan warna positif untuk perkembangan kemajuan sebuah daerah, melalui Dana CSR yang di kelola Multi Stake Holder Corporate Social Responsibility (MSH-CSR) KPC berupaya menunjukan perannya dalam mensejahterakan masyarakat sekitar.
Namun jangan lupa, CSR merupakan sebuah kewajiban perusahaan seperti yang diatur dalam UU No 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT) menjadi dasar hukum dalam menjalankan kegiatan CSR bagi perusahaan yang bergerak di sektor SDA. Pasal 74 dalam UU tersebut berisi tentang kewajiban “Tanggung jawab sosial dan lingkungan”.
Jadi dengan kata lain, CSR merupakan komitmen usaha untuk bertindak secara etis, beroperasi secara legal dan berkontribusi untuk peningkatan ekonomi bersamaan dengan peningkatan kualitas hidup dari karyawan dan keluarganya, komuniti lokal serta masyarakat secara lebih luas.
Melalui HUT ke 39 Tahun PT. KPC LSM Penjara Indonesia DPC Kutai Timur melalui Ketua Nya Supiansyah, SP turut menanyakan Mengapa realisasi dana CSR tahun 2020 khususnya yang programnya di kelola oleh MSH-CSR tersendat ? info yang kami dapat itu, kegiatan CSR yang sedang di kerjakan saat ini merupakan dari realisasi program CSR tahun 2019.
Jadi kemana mengalirnya dana CSR tahun 2020?

‘kami menuntut transparansi penggunaan dana CSR PT. KPC khusus nya tahun anggaran 2020 yang di kelola oleh Forum MSH-CSR agar bisa di buka ke publik, biar masyarakat tahu kemana saja aliran dana itu mengalir, apakah tersendat nya dana CSR tahun 2020 itu ‘dana’nya masih ada dan apakah terakumulasi dalam anggaran untuk tahun 2021 atau seperti apa?’ kata Supiansyah

Di kesempatan yang sama AktualBorneo berusaha mengkonfirmasi kepada pihak KPC Lewat Aplikasi WA sampai berita ini di tayangkan pihak KPC belum merespon.(Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *