50 Persen APBD Kutim Rencananya Digunakan untuk Infrastruktur

  • Whatsapp
Ilustrasi

AKTUALBORNEO.COM – Pemkab Kutai Timur (Kutim) berencana mengalokasi setengah atau 50 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim untuk infrastruktur. Dana itu dibutuhkan untuk pembangunan pada 2022 mendatang.

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan beberapa infrastruktur dasar yang perlu dibangun adalah jalan, jembatan, drainase hingga daya dukung air bersih.

“ASKB bersepakat selama di pemerintahan ini daya dukung pembangunan, 50 persen pembiayaannya untuk infrastruktur dasar, diantaranya jalan, jembatan serta daya dukungnya dan air bersih,” ucap Ardiansyah saat membuka Musrenbang Kecamatan Kaubun, Desa Bumi Etam, Selasa (23/3/2021) lalu.

Sementara untuk penerangan, lanjut Ardiansyah, karena pihak lain yang memiliki otoritas. Maka diharapkan memiliki strategi atau upaya tersendiri dalam rangka berkomunikasi dengan PT PLN.

“Ada jaringan listrik yang di bantu oleh peusahaan oleh PT Telen di Bukit Permata, namun hingga sekarang belum teralirin listrik. Saya thau dulu wktu saya menjadi Wabup, PT Telen telah memberikan kontribusi listrik di masyarakat yakni di Kecamatan Muara Bengkal dan Karangan. Sekarang jaringan di Bukit Permata sudah ada semoga juga bisa teralirin listrik,” tutur Ardinasyah.

Lebihlanjut, Ardiansyah mengatakan bahwa sarana dan prasarana sangat dibutuhkan jalan dan jembatan. Untuk itu, dia meminta dinas PU dan BAPEDA agar diperhatikan secara khusus. Dikatkannya, pemerintah daerah sudah menyiapkan anggaran infrastruktur dasar sebesar 50 persen.

“Kita dorong untuk meningkatkan jalan dan membangun jembatan plus dengan daya dukungnya drainase dan gorong-gorong,” ucap Ardiansyah (Rn/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *