9 Perusahaan di Kutim dapat Penghargaan P2HIV

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Peringatan Hari AIDS sedunia 2020, di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), dimanfaatkan Pemkab Kutim untuk memberi apresiasi kepada beberapa perusahaan. Khususnya perusahaan yang dinilai memiliki peran dalam program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV-AIDS).

Penghargaan dimaksud adalah apresiasi dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan Disnaker Provinsi Kaltim. Diserahkan Pjs Bupati Kutim Mohammad Jauhar Efendi, didampingi Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kutim Sudirman Latif, diruang Tempudau, Kantor Bupati, Kamis (3/12/2020).

Sembilan perusahaan yang diberi penghargaan yakni, PT Kaltim Prima Coal (KPC) kategori platinum dari Menteri Ketenagakerjaan RI, PT Trakindo Utama (Tanggo Delta KPC Project Area) kategori gold dari Kemenaker RI. Selanjutnya, PT Harmoni Panca Utama Site (Project Tambang Damai) kategori gold dari Kemenaker. Kemudian, PT Madhani Talatah Nusantara kategori silver dari Kemenaker RI dan gold dari Disnaker Provinsi Kaltim.

Berikut, PT Multi Kontrol Nusantara kategori gold dari Kemenaker RI dan Gold dari Disnaker Provinsi Kaltim. Selanjutnya, PT Pama Persada Nusantara Distrik KPC Sangatta, dengan kategori gold dari Kemenaker dan platinum dari Disnaker Provinsi Kaltim. PT Darma Henwa kategori silver (Kemenaker RI) dan platinum (Disnaker Provinsi Kaltim). PT Hexindo Adiperkasa kategori platinum (Kemenaker RI) dan platinum (Disnaker Kaltim). Terakhir, PT Indominco Mandiri kategori platinum (Kemenaker RI) dan platinum (Disnaker Provinsi Klatim).

Pjs Bupati Kutim Moh Jauhar Efendi dalam kesempatan itu, mengapresiasi beberapa perusahaan yang telah peduli terhadap pencegahan dan penanggulang HIV AIDS di Kutim. Kepada perusahaan lainnya, Jauhar juga berharap bisa turut peduli terhadap pencegahan dan penanggulangan HIV AID di Kutim.

“(Ke depan) Diharapkan, bukan hanya beberapa perusahaan saja, kalau bisa semua (perusahaan). Terutama perusahaan yang memiliki jumlah karyawan cukup banyak dan perusahaan-perusahaan besar,” harap Jauhar.

Jauhar tak lupa mengucapkan terima kasih kepada para relawan (KPA Kutim), yang terus berjuang membantu dalam menyosialisasikan pencegahan dan penanggulangan HIV AIDS di Kutim. (hms15/hms3).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *