Ardiansyah Buka NSCC Bupati Cup III, Diikuti Ratusan Peserta dari 14 Provinsi

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman saat membuka NSCC Bupati Cup III.

AKTUABORNEO.COM – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman membuka secara resmi Ajang National Sport Climbing Competition (NSCC) Bupati Cup III Kutai Timur (Kutim).

Kegiatan Itu digelar di vanue panjat tebing Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Sabtu (25/11/2023).

Bacaan Lainnya

Pada kesempatan itu dirinya menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta NSCC Piala Bupati III 2023.

“Saya yakin untuk panjat tebing tidak ada yang mampu untuk melakukan kecurangan, karena semua tergantung dari yang mendampingi, tidak ada pengukut, musuh yang lain tidak ada ya,” kata Ardiansyah.

Dia juga mengapresiasi FPTI Kutim dan FPTI Kaltim yang berhasil meraih 8 medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Panjat Tebing di Berau.

Bahkan Ardiansyah juga menyampaikan jika dirinya ingin menjadikan Kutim sebagai tuan rumah untuk ajang kompetisi panjat tebing tingkat nasional pada 2024.

“Untuk itu kita akan membenahi venue cabor climbing ini dengan memasang atap pada wall climb agar atlet, juri dan penonton bisa nyaman dalam berlomba apalagi saat hujan turun,” katanya.

“Mungkin nanti kita akan kasi atap, untuk lebih menyempurnakan,” sambungnya.

Ardiansyah juga menyampaikan kepada penyelenggara karena perlombaan ini diikut atlet dari semua kalangan usia.

“Dengan harapan semua umur mampu mengambil manfaat serta mengambil apa yang terbaik apa yang mereka liat, paling tidak ini menjadi Coaching Clinic gratis,” ucapnya.

Sementara Ketua Panitia NSCC Bupati Cup III Kutim, Fahrisal Hakim mengatakan ajang perlombaan panjat tebing ini melibat atlet maupun klub nasional.

“Perlombaan ini merupakan momentum Hari Jadi Kabupaten Kutim ke 24 tahun 2023,” katanya.

Dia mengungkapkan jika waktu pelaksanaan perlombaan ini mulai tanggal 24 hingga 29 November 2023.

“Untuk jumlah peserta yang akan bertanding sebanyak 171 orang dari 14 provinsi se-Indonesia,” sebutnya.

“Dengan mempertandingkan 3 nomor lomba, yakni satu sekutim non juara tingkat SD dan SMP putra dan putri. Dua se-Kalimantan youth C dan D dan tiga, se-Indonesia,” jelasnya menambahkan.

Dijelaskannya, tim teknis diambil dari pemanjat tingkat Asia terdiri dari 2 orang kepala jalur beserta presiden juri tingkat nasional.

“Untuk pengawas merupakan utusan langsung FPTI pusat. Terima kasi untuk seluruh sponsor yang terlibat, “ pungkasnya. (Adv/Zr)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *