Berjarak 80 Kilometer dari Lokasi Tenggelam, Begini Kronologi-Penemuan Jasad ABK di Perairan Kutim

  • Whatsapp
Foto evakuasi korban ditemukan tim sar gabungan (ist)

AKTUALBORNEO.COM – Setelah melakukan pencarian dengan melibatkan puluhan personel, tim SAR gabungan, akhirnya berhasil menemukan jasad korban tenggelam di perairan Tanjung Santan, Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (17/9/2020) sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban atas nama Rasan (21) yang tenggelam sejak tiga hari lalu itu dikabarkan terpeleset dari kapal tongkang batubara saat sedang memungut sisa-sisa batubara pada Selasa (15/9/2020).

Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal sekitar 80 kilometer dari posisi pertama tenggelam. Korban diketahui sebagai salah satu dari anak buah kapal (ABK).

“Rasan berhasil ditemukan oleh unsur SAR Gabungan di Perairan Teluk Lombok, Kutai Timur, pada posis N 0° 26′ 40.782″ E 117° 38′ 55.361″ dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, melalui Kasie Ops dan Siaga Octavianto dalam keterangan tertulisnya.

Dijelaskan, korban ditemukan sejauh 79,98 KM atau 43,18 NM dari titik lokasi kejadian di Perairan Muara Berau – Marangkayu, Kukar arah utara masuk wilayah Teluk Lombok, Kutim.

“Proses evakuasi korban oleh Tim BASARNAS dengan menggunakan RUB dan APD lengkap untuk kemudian dibawa ke RS Sangatta,” jelas Octavianto.

Diketahui, Rasan merupakan warga Desa Punagaya, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Berdasarka keterangan pelapor, korban ternyata adalah ABK yang sedang mencari sisa – sisa batu bara di tongkang, namun pada saat bekerja, korban terpeleset dipinggir tongkang dan terjatuh di laut.

Atas kejadian itu, Tim Rescue Pos SAR Kutim pun bergerak menuju ke lokasi lejadian perkara (LKP) menggunakan RIB, Selasa (15/9/2020). (tim aktualborneo.com/grup).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *