BUMDes Desa Saka Bangun Ferry Penyeberangan, Layani Saka-Sangkulirang

  • Whatsapp
Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat melaunching pengoprasian KMF Tungkap Jaya di Dermaga Dusun Ronggang, Jembatan Sangkulirang, Senin (21/9/2020)

AKTUALBORNEO.COM – Sejak Juli 2018 lalu, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Saka, Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), membuat usaha berupa Kapal Motor Ferry (KMF) Tungkap Jaya.

Ferry yang dibangun dari anggaran dana desa (DD) sebesar Rp 285 Juta itu bertujuan untuk melayani mayarakat yang ingin menyebrang dari Dermaga Tungkap di Desa Saka menuju Sangkulirang.

Dilansir dari pro.kutaitimurkab.go.id, Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat melaunching pengoprasian KMF Tungkap Jaya di Dermaga Dusun Ronggang, Jembatan Sangkulirang, Senin (21/9/2020) menyampaikan rasa bangganya.

“Saya nilai ini prestasi, Kades Saka bisa termotivasi untuk berinovasi mencari peluang usaha demi meningkatkan pendapatan desa,” jelas Kasmidi.

Kasmidi mengatakan, BUMDes itu perpanjangan tangan pemerintah untuk mengelola pendapatan desa lebih baik. Desa lain juga dapat mencontoh terobosan yang dilakukan oleh Bumdes Desa Saka yang mampu menggerakkan sektor ekonomi rakyat dengan menangkap peluang usaha.

“Ke depan, BUMDes juga bisa bekerja sama dengan OPD- OPD Pemkab Kutim untuk bisa menerima masukan atau ide-ide baru untuk menggenjot pemasukan pendapatan desa lebih besar demi kemajuan daerahnya,” bebernya.

Sementara itu, Camat Sangkulirang Rahmad melaporkan setelah diluncurkan secara resmi oleh Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang, KMF Tungkap Jaya siap beroperasi melayani penyeberangan dari Dermaga Tungkap di Desa Saka menuju Sangkulirang.

“Ini jadi bukti pemerintahan desa bisa menangkap peluang usaha yang ada. Karena memang ide awalnya ada permintaan pelayanan penyeberangan mobil dan truk. Hal ini pun kami respon cepat bisa menggerakkan pendapatan desa melalui Bumdes,” urainya.

Rahmad menambahkan pembuatan KMF Tungkap Jaya ini menggunakan anggaran Dana Desa (DD). “Alokasi anggarannya sebesar Rp 285 Juta, dibuat sejak tahun 2018 dan selesai pada akhir 2019,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *