Bus Darma Henwa dan Mobil LV Terperosok ke Jurang usai Adu Banteng, 19 Karyawan Terluka

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Video amatir suasana setelah bus bersama mobil roda empat jenis LV terperosok ke jurang di Jalan Poros Bengalon – Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim) beredar di media sosial, Selasa (30/9/2020).

Satu di antaranya diterima redaksi aktualborneo.com melalui grup Whatsapp di hari yang sama.

Dalam video itu, bus berwarna putih sudah dalam keadaan terbalik dan terperosok ke dalam jurang dengan kedalaman sekitar 10 meter.

Sementara itu, tampak pula mobil roda empat jenis LV yang terperosok di seberang jalan dari jurang yang berbeda.

Di sekitar kendaraan tersebut, tampak beberapa korban tengah dibaringkan dan dikeluarkan dari dalam mobil. Korban yang terlihat menggunakan seragam kerja berwarna orange, kuning dan merah alias karyawan itu mengalami luka parah setelah kejadian tersebut. Karyawan lain yang turut menyaksikan kejadian itu tampak melakukan evakuasi untuk menyelamatkan korban.

Dikonfirmasi setelahnya, bus yang ternyata mengangkut sekira 21 karyawan tersebut terguling ke jurang bersama mobil roda empat jenis LV, setelah adu banteng di kawasan CH 14.000, Jalan Poros Bengalon – Sangkulirang.

Head of HR PT Darma Henwa Yadi Indra yang membenarkan kejadian itu mengatakan, kecelakaan terjadi ketika ada mobil yang melaju dari arah berlawanan.

Dia mengakui, kecelakaan tersebut menimpa bus pengangkut karyawan PT Darma Henwa tadi pagi, sekira pukul 07.00 Wita.

“Mobil itu mengambil jalur berlawanan sehingga tabrakan tak terhindarkan dan kedua kendaraan tersebut terguling masuk jurang,” ungkapnya.

Meski demikian, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun 19 penumpang yang berada di dalam bus mengalami luka ringan hingga berat. Pun demikian, mereka sudah di bawa ke puskesmas setempat untuk menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, Kapolsek Bungalon AKP Zarma Putra dalam keterangannya mengatakan bahwa kedua kendaraan tersebut datang dari arah berlawanan dengan kecepatan yang agak tinggi dan kondisi kiri kanan jalan longsor.

“Bus bagong dengan membawa penuh karyawan yang pulang shif malam, datang dari arah CH 14.000 dengan kecepatan agak tinggi dan setibanya di TKP dengan kondisi sisi kanan kiri jalan raya longsor (jurang) datang kendaraan roda empat LV dengan kecepatan agak tinggi juga dan tabrakan pun tak terhindarkan,” pungkasnya. (ab/i).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *