Di Kutim Banyak Terjadi Transmisi Lokal, Tambah 11 Pasien Baru, Positif COVID-19 Jadi 205 Orang

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Belum genap sepekan mengawali September tahun ini, penambahan pasien positif COVID-19 di Kutai Timur (Kutim) semakin menjadi-jadi. Saat ini sudah terjadi transmisi lokal penularan virus Corona. Rata-rata penambahan kasus karena kontak erat keluarga dari kasus sebelumnya yang menjadi pelaku perjalanan (PP).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim dr Bahrani kembali melaporkan data persebaran COVID-19 per Sabtu (5/9/2020), ada 11 kasus terkonfirmasi positif. Dimulai dari KTM-195 yaitu perempuan 51 tahun mengalami kontak erat dengan KTM-191 merupakan pelaku perjalanan dari Samarinda dengan KTM 191. Mengalami keluhan demam dan nyeri badan. Pada 3 September pasien dirawat di inap RSUD Kudungga. Selanjutnya 4 September swab test hasil positif, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Utara.

Kemudian, KTM-196 adalah laki-laki 14 tahun, diduga mengalami kontak erat dari KTM-180 dan KTM-190, namun tidak ada keluhan. Selanjutnya 2 September swab test, akhirnya 4 September hasil positif terkonfirmasi COVID-19 langsung melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga.

“Ada juga KTM-197 adalah perempuan 18 tahun, diduga kontak erat dengan KTM-185 dan KTM-187. Tidak ada keluhan, selanjutnya 2 September swab test, akhirnya 4 September hasilnya keluar positif terkonfirmasi COVID-19. Langsung melakukan solasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga,” jelas Bahrani.

Berikutnya, KTM-198 adalah perempuan 14 tahun, diduga kontak erat dari  KTM-185 dan KTM-187, tidak ada gejala, pada 2 September swab test. Akhirnya 4 September hasil positif terkonfirmasi COVID-19 langsung melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga.

Berlanjut ke KTM-199 adalah laki-laki 3 tahun, diduga kontak erat KTM-185 dan KTM-187. Tidak ada keluhan, pada 2 September swab test, selanjutnya 4 September 2020 hasil swab keluar positif terkonfirmasi COVID-19. Langsung isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga. Selanjutnya, KTM-200 adalah perempuan 33 tahun, diduga mengalami kontak erat dengan KTM-178. Tidak ada gejala, akhirnya 2 September swab test dan di 4 September hasil swab keluar positif terkonfirmasi COVID-19. Melakukan isolasi mandiri,  masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga.

Warga positif lainnya yaitu KTM-201 adalah perempuan 58 tahun. Riwayatnya adalah pelaku perjalanan dari Samarinda. Mengalami keluhan demam, pusing, batuk dan kehilangan indera perasa. Pada 2 September di swab test, akhirnya 4 September hasil swab positif. Diketahui memiliki riwayat penyakit asma. Langsung melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja di PKM Sangatta Utara.

Pasien kedelapan yaitu KTM-202 perempuan 55 tahun, mengalami keluhan demam naik turun selama 2 minggu. Yakni batuk, lemas, dan sesak napas, dibawa berobat ke rumah sakit swasta langsung dicek rapid test reaktif IgG dan IgM. Akhirnya dirujuk ke RSUD Kudungga. Pada 4 September swab positif, langsung dirawat inap di RSUD kudungga. Tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota, masuk wilayah kerja di PKM Sangatta Selatan.

Pasien kesembilan yaitu KTM-203 adalah laki-laki 57 tahun diduga kontak erat dengan KTM-191 dan KTM-195. Pelaku memiliki riwayat perjalanan dari Samarinda. Mengalami keluhan demam, pada 4 September di swab test dan 5 September hasil positif. Pasien melakukan isolasi mandiri di rumah, masuk wilayah kerja di PKM Sangatta Utara.

Beranjak ke pasien sepuluh, yaitu KTM-204 adalah laki-laki usia 36 tahun. Memiliki riwayat perjalanan dari Makassar. Ada keluhan demam dan batuk. Pada 31 Agustus swab test di RSUD Kudungga, akhirnya 5 september keluar hasil positif terkonfirmasi COVID-19. Langsung melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Teluk Lingga.

Terakhir, KTM-205 adalah laki-laki 44 tahun. Pelaku memiliki riwayat perjalanan dari Tenggarong, Samarinda dan Jakarta. Sebelum terkonfirmasi pernah melakukan rapid test hasilnya non reaktif. Pulang dari Jakarta, 4 September swab test TCM hasilnya positif. Langsung melakukan isolasi mandiri, masuk wilayah kerja PKM Sangatta Selatan.

“Adanya penambahan 11 kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19. Total pasien positif di Kutim sudah menembus angka 205 pasien,” jelasnya.

Ditambahkan Bahrani ada juga 2 kasus pasien sembuh yaitu KTM-159 adalah aki-laki 23  tahun. Masuk wilayah kerja di PKM Teluk Lingga dan KTM-171 adalah laki-laki 40 tahun, masuk wilayah kerja di PKM Sangatta Selatan.

Karena banyak terjadi transmisi lokal penularan virus Corona, Bahrani berpesan agar warga Kutim membatasi aktivitas diluar rumah. Terutama bepergian keluar daerah. Serta mendisiplinkan diri dalam penerapan prorokol kesehatan pencegahan COVID-19. (hms13/hms3)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *