Diresmikan Bupati, JDU PDAM di Muara Wahau Jangkau 489 Kepala Keluarga

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman didampingi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, meresmikan dimulainya pemasangan pipa jaringan distribusi utama (JDU) PDAM di Kecamatan Muara Wahau. Peresmian dilakukan di Desa Karya Bakti usai menggelar Musrembang Kecamatan Muara Wahau, Rabu (17/03/2021).

Pemasangan JDU yang dibangun melalui program hibah air minum tersebut ditargetkan rampung pada September 2021, ini akan mensuplai kebutuhan air bersih bagi 489 kepala keluarga.

Ardiansyah Sulaiman yang juga didamping Asisten I Suko Buono, Asisten II Suroto dan Asisten III Yulianti, menyatakan, peresmian jaringan air bersih di Kecamatan Muara Muara Wahau dengan panjang sekitar 7 km ini merupakan salah satu bentuk komitmen yang patut disyukuri. Pemerintah daerah melalui PDAM akan terus berusaha memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.

Disebutkan, pemerintah daerah setiap tahunnya terus meningkatkan jaringan air bersi agar masyarakat yang berada di wilayah perdesaan juga bisa menikmatinya. Untuk saat ini, Desa Karya Bakti dan beberapa desa lainnya yang belum tersentuh jaringan PDAM akan segera dialiri air bersih.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini bisa beroperasi dan masyarakat bisa menikmati air bersih,” kata Ardiansyah.

Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Suparjan memaparkan berbagai hal terkait jaringan distribusi air bersih di Muara Wahau secara khusunya dan di Kutim secara umumnya.

“Tahun ini acara berkelanjutan, yaitu pemasangan jaringan pipa. DIstribusi utama ke Desa Karya Bakti, Kecamatan Mura Wahau. Setelah dipasang pipa ini, akan kita lanjutkan dengan program hibah air minum perkotaan tahun ini,” jelas Suparjan.

Suparjan menargetkan program hibah air minum tersebut bisa selesai pada September tahun 2021 dengan calon penerima manfaat air bersih sebanyak 489 kepala keluarga.

“Mungkin nanti selanjutnya Kecamatan Kombeng itu juga ada program berkelanjutan pemasangan jaringan distribusi utama kearah Desa Marga Mulai, Makmur Jaya dan Suka Maju secara bertahap,” tutur Suparjan. (Rusli Nobi/red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *