Disperindag Kutim Soroti Perbedaan Harga Pasar di Dua Lokasi

Foto Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady

AKTUALBORNEO.COM – Dinas Perindustrian Dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akhirnya menyoroti perbedaan harga didua pasar yang terletak di Kota Sangatta.

Pasar Induk Sangatta (PIS) dan Pasar Sangatta Selatan atau lebih dikenal Pasar Sangatta Lama. Kedua pasar ini menunjukan perbedaan harga yang cukup signifikan, diantaranya :

-Beras per kilogram (kg) Rp.13 ribu, sementara perkarung 25 kg mencapai Rp. 304 tergantung merk.
– Minyak goreng curah Rp.10 ribu, dalam kemasan Rp.14 ribu perliter tergantung merk.

– Bawang merah di Pasar Sangatta Selatan Rp.35 ribu per kg, di PIS Rp.38 ribu per kg.

– Bawang putih di Pasar Sangatta Selatan Rp.18 ribu per kg sedangkan di PIS Rp.20 ribu per kg.

– Gula pasir kemasan Rp.13 ribu, curah Rp. 16 ribu.

Lanjut. Ayam Potong di Pasar Sangatta Lama Rp.35 ribu per kg, di PIS Rp.38 ribu per kg, sementara untuk ayam kampung Rp. 70-90 ribu per kg.

– Ikan laut (layang di Pasar Sangatta Selatan Rp.30, sementara di PIS Rp.35 per kg) udang laut tiger Rp.120-140 ribu.

– Ikan air tawar nila dan lele Rp.45 ribu.-Ikan laut kakap merah di Pasar Sangatta Selatan Rp.60 ribu per kg, di PIS Rp.70 ribu per kg.

Sementara Kacang tanah Rp.25 ribu per kg.
– Tepung terigu Rp.8-9 ribu
– Daging sapi di Pasar Sangatta Selatan Rp.130 ribu sebelumnya diangka Rp.135 ribu per kg. Sementara di PIS tetap diharga Rp.135 ribu per kg.
– Telur ayam ras sepiring Rp.50 ribu.
– Cabe tiung Rp.15 ribu per kg.
– Tomat Rp.8 ribu per kg.

Kepala Seksi (Kasi) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutim, Achmad Dony Evriady mengatakan akan meninjau kembali harga pasar secara langsung. Dan mencari tahu apa penyebab perbedaan harga dikedua pasar itu.

“Kita akan tinjau lagi, apa alasan mereka sehingga harga berbeda padahal penyuplainya sama saja,” katanya Selasa (11/8).

Selain itu Dony pun menegaskan akan segera berkoordinasi dengan unit pelayanan terpadu (UPT) pasar untuk menyamakan harga-harga dipasaran. (udin/ab).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *