Gegara Gas Bocor Rumah Laoundri di Sangatta Utara Nyaris Terbakar

  • Whatsapp
Gambar ini hanya Ilustrasi

Aktualborneo.com – Si Jago Merah nyaris mengamuk di rumah warga warga Jalan Diponegoro, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), Kaltim. Namun beruntung, atas kesigapan warga sekitar api berhasil dipadamkan, kejadian ini terjadi Minggu, (9/5/2021) sekitar pukul 08.30 Wita.

Agus, pemilik rumah meneramgkan bahwa rumahnya yang nyaris terbakar merupakan tempat usaha loundry. Ini berawal dari salah satu karyawan loundry sedang menyeterika dengan menggunakan setrika uap melalui kompor gas yang berada di dekat rak pakaian yang telah dilipat.

Lantaran gas LPG 3 Kg yang digunakan menyetrika (Setrika Uap-red) bocor, membuat gas menyambarkan api pada kompor yang sedang menyala. Api pun mulai menjalar ke benda-benda disekitarnya.

“Ya saya pemilik Laundry, tadi karyawan saya sedang menyetrika baju, ternyata gas nya bocor, karena kami pake setrika uap kan , jadi pake Gas,” terang Agus.

Sementara itu, salah satu karyawan lain yang menyaksikan kejadian turut menjelaskan, dari mana api bermula. “Pertamanya itu kecil aja apinya, tapi mungkin karena gas nya nyambar , habis itu lama lama besar,” jelasnya.

Melihat api membesar sontak karyawan kaget dan berteriak meminta tolong kepada warga yang melintas dan tinggal di daerah itu. Akhirnya, beberapa warga langsung masuk mencoba memadamkan api dengan caranya masing-masing, mulai dari menyiram air sampai menutup dengan kain basah, sehingga tidak butuh waktu lama, si jago merah pun menyerah.

Agus mengucapkan terimakasih kepada warga yang sudah membantu, sementara karyawan yang sedang menyeterika tadi mengalami syok ringan, namun sudah ditenangkan oleh ibu-ibu sekitar yang datang.

“Saya terima kasih, bapak-bapak semua sudah membantu, alhamdullilah padam, terima kasih pak. Ini merupakan pembelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati menggunakan benda-benda yang dapat memicu indikasi sesuatu yang tidak diinginkan, selalu tenang dalam menghadapi suatu kejadian dan jangan panik,” tutur Agus. (Andika/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *