Harga Batu Bara Acuan Naik Lagi, Jadi US$ 100,33/Ton

  • Whatsapp
Ilustrasi, Kegiatan pertambangan batu bara di wilayah operasional PT Adaro Energy Tbk (adaro.com).

Aktulborneo.com – Harga Batubara Acuan (HBA) masih menunjukkan tren menguat. Pada Juni 2021, HBA ditetapkan sebesar US$ 100,33 per ton, naik dari Mei yang sebesar US$ 89,74 per ton.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menyebut, tren kenaikan harga batubara yang terjadi dalam dua bulan terakhir utamanya didorong oleh  peningkatan permintaan dari China.

Hal ini antara lain dipicu oleh periode musim hujan di China, serta semakin tingginya harga domestik batubara setempat. Pasalnya, musim hujan yang ekstrem ikut memperketat kapasitas pasokan batubara China.

“Kenaikan permintaan China untuk keperluan pembangkit listrik yang melampaui kapasitas pasokan batubara domestik,” kata Agung dalam keterangan tertulis.

Seperti diketahui, perhitungan nilai HBA diperoleh dari rata-rata empat indeks harga batubara dunia, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt’s 5900 pada bulan sebelumnya.

Perubahan HBA diakibatkan juga oleh faktor turunan pasokan dan faktor turunan permintaan. Beberapa faktor turunan pasokan dipengaruhi oleh cuaca, teknis tambang, kebijakan negara supplier, hingga teknis di supply chain seperti kereta, tongkang, maupun loading terminal.

Sementara untuk faktor turunan permintaan dipengaruhi oleh kebutuhan listrik yang turun berkorelasi dengan kondisi industri, kebijakan impor, dan kompetisi dengan komoditas energi lain, seperti LNG, nuklir, dan hidro.

Sejak awal tahun 2021, nilai HBA cukup fluktuatif. Dibuka pada level US$ 75,84 per ton di Januari, HBA naik pada Februari di US$ 87,79 per ton lalu sempat turun di Maret ke posisi US$ 84,47 per ton.

Pada perkembangan selanjutnya, HBA terus mengalami kenaikan di dua bulan terakhir, yaitu ke level US$ 86,68 per ton pada bulan April lalu kembali naik menjadi US$ 89,74 per ton pada Mei 2021.

Nilai HBA bulan Juni akan dipergunakan pada penentuan harga batu bara pada titik serah penjualan secara Free on Board di atas kapal pengangkut (FOB Vessel) selama sebulan.

Sumber: kontan.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *