Jadi Tersangka, Mantan Sekda Kutim Tersandung Dugaan Korupsi

AKTUALBORNEO.COM – Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Timur (Kutim) berinisial IR ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan mesin genset dan Panel Sinkron di Desa Senambah, Kecamatan Muara Bengkal Tahun Anggaran 2019. IR ditetapkan tersangka sehari sebelum dimutasi jadi Asisten Setkab Kutim, pada Jumat (4/2/2022) lalu.

“Bahwa pada Tanggal 3 Februari 2022 hari Kamis Subdit Tipikor Ditkrimsus Polda Kaltim telah menetapkan satu orang tersangka dengan inisial IR, dimana tersangka ini pada saat terjadinya (dugaan) tindak pidana korupsi sebagai pengguna anggaran yaitu dengan jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Timur,” ucap Direktur Reskrimsus Polda Kaltim, Kombes Pol Indra Lutrianto kepada awak media, Selasa (8/2/22).

Kombes Pol Indra Lutrianto mengemukakan, tersangka IR diduga melakukan tindak pidana korupsi pada pengadaan dan pemasangan mesin genset 350 KVA dan panel sinkron di Desa Sinambah, Kecamatan Muara Bengkal, Kutim Tahun Anggaran 2019.

“Kemudian modus operandinya bahwa tersangka dan KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) dalam hal ini merupakan PPK juga, saudara WA yang lebih dulu berstatus tersangka, terdakwa dan bahkan sudah divonis,” tutur Kombes Pol Indra.

Baca juga: Sekda Kutim Irawansyah Turun Jabatan Jadi Asisten I

WA terlibat dalam kasus korupsi saat menjabat sebagai Kabag Umum dan Perlengkapan Setkab Kutim, IR sendiri diduga ikut terlibat pada kasus tersebut.

Proyek pengadaan pengadaan mesin genset dan Panel Sinkron ini menelan pagu anggaran senilai Rp 5,6 miliar. Sementara kerugian negara ditaksir senilai Rp 2,3 miliar. Penyidik menjerat tersangka dengan pasal 2 ayat 1 jo ayat 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo pasal 51 KUHP dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *