Kabag Ekonomi Setkab Kutim Bicara Tiga Kendala PDAM hingga Lahirkan Si Penagih

  • Whatsapp

Aktualborneo.com – Kabag Ekonomi Setkab Kutai Timur (Kutim), Andi Palesangi menjelaskan tiga hal yang menjadi tantangan sekaligus sebagai kendala PDAM Tirtah Tuah Benuah. Ini diutarakannya usai acara launching perubahan Sistem Pelayanan Tagihan (Si Penagih) PDAM Kutim, di Ruang Tempudau, Kantor Bupati Kutim, Bukit Pelangi, Kamis (15/7/2021).

“Masalah PDAM sebenarnya ada tiga, yaitu tadi terlambatnya pembayaran tagihan,” ujar Andi Palesangi.

Kendala kedua, lanjut dia, terkait pencampuran obat untuk air PDAM. Dia berharap permasalahan tersebut juga dapat dikontrol.

“Terus yang ketiga masalah kebocoran, kebocoran pipa yang tidak diketahui oleh PDAM. Tiga permsalahan ini kami minta diinovasi, aksi perubahan kami itu sering terlambatnya tagihan PDAM ini. Itu mendorong saya melakukan aksi perubahan sistem digital,” tutur Andi Palesangi.

Andi Palesangi menjelaskan, inovasi Si Penagih dengan sistem digital dirancang untuk menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang ada. Sistem baru bagi PDAM tersebut diharapkan dapat lebih efektif dan efesien dalam hal penagihan.

“Era digaltalisasi ini kan supaya informasi cepat sampai, efektif dan efesien. Mekanismenya (Si Penagih) itu pake android. Tapi kita proiritaskan dulu terkait masalah pembayaran tagihan yang sering menunggak,” jelasnya. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *