Kader Banteng di Kutim Turun ke Jalan Gergara Bendera PDIP Dibakar, Ini 4 Poin Tuntutannya

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Aksi pembakaran bendera Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyulut protes sejumlah kader partai bergambar banteng itu di sejumlah daerah. Tak terkecuali di Kutai Timur (Kutim), Kaltim. Para kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itupun turun kejalan dan mendatangi Makopleres Kutim, pada Sabtu, (27/62020) lalu.

Sekertaris DPC PDI P Kutim, Siang Geah dalam keterangan resminya menyampai empat poin yang menjadi tuntutan politik mereka.

“Pertama, mengusut tuntas dan segera menangkap para pelaku pembakaran bendera PDI Perjuangan serta mengusut aktor intelektual di balik pembakaran bendera PDI Perjuangan,” ujar Siang Geah, didampingi Wakil Ketua Bidang Hukum PDI-P Kutim, Lukas Himuq, SH.

Selanjutnya, meminta Kepolisian Indonesia melalui Kapolres Kabupaten Kutai Timur menindak tegas ormas-ormas terlarang yang masih beraktivitas di Indonesia dan menindak meraka yang telah melakukan tindakan radikalisme serta menghasut dan menyebarkan ujaran kebencian, karena berbahaya untuk kehidupan masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai nilai toleransi.

“Ketiga, meminta kepada kepolisian Indonesia melalui Kapolres Kabupaten Kutai Timur untuk memastikan tidak ada lagi aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan kedepannya dan mencegah agar tidak terjadi kejadian serupa khususnya di wilayah Kabupaten Kutai Timur.,” jelasnya.

Terkahir, lanjut dia, mengajak seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kutai Timur bersama-sama melawan bentuk hasutan dan ujaran kebencian serta menghindari upaya politik adu domba demi terciptanya suasana kondusif di Daerah yang kita cinta ini. (rls/i).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *