Kasmidi Ucap Syukur karena 137 Guru PAUD yang Dibiayai Pemkab Kutim Akhirnya Sandang S1

  • Whatsapp

Aktualborneo.com – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Kasmidi Bulang merasa bersyukur karena 137 tenaga pendidik dari Studi Pendidikan Guru (PG) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda yang dibiayai Pemkab Kutim akhirnya sukses menyandang gelar sarjana strata satu (S1).

Dirinya juga menjelaskan terkait proses pendidikan para guru PAUD tersebut yang sempat mengalami kendala lantaran biaya pendidikan mereka selama satu tahun tidak terbayarkan.

Kala itu, kata Kasmidi Bulang, dirinya masih menjabat sebagai Plt Bupati Kutim. Dalam menyelesaikan masalah tersebut, urai Kasmidi, dirinya langsung menghubungi Rektor dan Dekan di fakultas Unmul untuk membantu.

Dikatakannya, Pemkab Kutim memberikan garangsi untuk mengalokasikan anggaran Rp 1,8 miliar melalui APBD Kutim 2021 dalam menyelesaikan biaya pendidikan 136 mahasiswa tersebut.

Selain itu, menurut Kasmidi, dirinya yang saat itu juga menekankan Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim agar memprioritaskan pembayaran biaya pendidikan para Guru PAUD. Karena komitmen Pemkab Kutim itulah para guru PAUD bisa ikut wisuda pada Desember 2020.

“Sebenarnya ini memang menjadi tugas pemerintah, karena dia yang melaksanakan MoU dengan Unmul, hanya saja waktu itu tidak terkomunikasi dengan baik, dan ada empat semester yang hilang dan waktu itu saya diamanahkan menjadi Plt Bupati maka tugas saya untuk melanjutkan. Dan saya pikir siapapun yang menjadi pemimpinnya saat itu harus bisa menyelesaikan, karena kalau tidak diselesaikan, ada 136 mahasiswa yang di Drop Out oleh kampus atau Unmul, makanya saya pastikan dengan pak rektor akan saya garansi pembayarannya dan alhamdulillah rektor membukakan ruang untuk mahasiswa ujian meja dan wisudaā€¯ ucap Kasmidi usasi acara ramah tamah kelulusan ratusan guru PAUD ini, di ruang Akasia, Gedung Serba Guna (GSG), Bukit Pelangi, Selasa (29/6/2021).

Kepada para guru tersebut, Kasmidi pun berharap agar bisa mengabdikan diri dengan baik, sebagai guru-guru potensial yang harus mengajar di PAUD masing-masing.

“Harapan saya ya dapat mengabdi dengan baik, mereka adalah guru-guru potensial yang kita miliki yang harus kembali mengajar di sekolah-sekolah, dengan disiplin ilmu mereka dapat saat kuliah,” tutup Kasmidi. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *