Kutim Gelar Kegiatan Bersih – Bersih Hingga Launching ATM Bank Sampah di HPSN 202

AKTUALBORNEO.COM –  Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2023 di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dirangkai dengan berbagai kegiatan. Mulai dari bersih-bersih Polder Ilham Maulana Sangatta, Launching ATM Bank Sampah dan pameran produk hasil pengelolaan sampah, penyerahan penghargaan kepada Bank Sampah Unit (BSU) penjualan terbanyak dan penyerahan penghargaan kepada BSU Aktif dan Berinovatif, serta penuangan eco enzim ke danau Folder Ilham Maulana Sangatta.

Kegiatan yang mengusung tema “Tuntas Kelola Sampah Untuk Kesejahteraan Masyarakat” ini dihadiri Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wakil Ketua DPRD Kutim Arfan, Ketua TP PKK Kutim Hj Siti Robiah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Armin, perwakilan Dandim 0909/KTM, perwakilan Lanal Sangatta, perwakilan Kepala Perangkat Daerah, Ketua DPD Asosisasi Bank Sampah Indonesia (Asopsi) Kutim M. Jali, para Bank Sampah Unit (BSU) se-Sangatta, perwakilan perusahaan, perwakilan sekolah dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi Remaja Kreatif peduli Lingkungan (RKPL) yang setiap dua pekan sekali mengadakan kebersihan di lingkungan RT, secara bergiliran dan Kecamatan Sangatta Utara yang setiap minggu menggelar Jumat Bersih.

Selanjutnya Bupati Ardiansyah Sulaiman berharap Asosiasi Bank Sampah Indonesia (Asobsi) segera beroperasi karena PT Maspion sudah siap mengambil hasil produk sampah yang telah dikumpulkan melalui BSU.

“Jadi kepada semuanya yang menjadi BSU  harus semangat, karena harga sampah yang dibeli Bank sampah sudah mengalami kenaikan,” ungkap Ardiansyah Sulaiman.

Disamping itu, lanjut Ardiansyah Sulaiman ada juga RKPL yang memanfaatkan sampah organik untuk di jadikan kompos. Oeh karena itu, sesungguhnya di Sangatta ini sampah sudah termanfaatkan.

Ardiansyah Sulaiman berharap, kedepan tidak ada lagi sampah yang memenuhi Tempat Pembuangan akhir (TPA)  di Batota. Karena sampah sudah bisa meningkatkan kesejahteraan bagi anggota BSU. Pemerintah akan terus memberikan semangat kepada masyarakat untuk mengelola sampahnya dengan baik, sehingga sampah bukan lagi menjadi musuh tapi sampah menjadi teman, bahkan sampah mendatangkan kesejahteraan.

“Kita harapkan jangan lagi ada sampah yang terbuang di pinggir jalan, cukup kita simpan. Kemudian diambil oleh bank sampah atau RKPL yang membutuhkan sampah itu untuk dijadikan produk-produk baru,” tutur Ardiansyah Sulaiman.

Dengan adanya kepedulian mengelola sampah ini, Ardiansyah Sulaiman meyakini Kutim akan bisa mendapatkan Piala Adipura. Jadi dengan kebersamaan mengelola sampah, baik sampah rumah tangga, sampah kantor, sampah toko-toko, sampah warung-warung, sampah perusahaan-perusahaan tidak ada yang diluar supaya bisa termaksimalkan dengan baik pemanfaatannya.

“Apabila ini kita pahami dan sepakati bersama, saya yakin kita akan mendapatkan Piala Adipura, meskipun piala ini bukan tujuan utama. Tujuan utamanya adalah kampung bersih, sehat dan indah. Kalau kampung bersih sehat dan indah kita juga akan hidup dengan nyaman,” tutur Ardiansyah Sulaiman.

Sebelumnya, Kepala DLH Kutim Armin mengatakan di Kutim telah berdiri BSU yang tersebar di Sangatta, yang tujuannya mengelola sampah rumah tangga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan adanya BSU ini, sampah bukan lagi menjadi momok tapi bisa meningkatkan kesejahteraan rumah tangga,” ujarnya.

Dirinya menyebut permasalahan sampah ini bukan tanggungjawab pemerintah saja, namun harus melibatkan seluruh elemen masyarakat dan stakeholder yang ada di Kutim.

“Semoga dengan antusiasme warga dalam pengelolaan sampah, Kutim bisa meraih Piala Adipura,” harap Armin.

Dirinya menambahkan peringatan HPSN ini non APBD, karena dibantu oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC), Pertamina, PT PAMA Persada, Hotel Royal Victoria  dan lainnya. (*D-DiskominfoKutim)

Kutim Gelar Kegiatan Bersih – Bersih Hingga Launching ATM Bank Sampah di HPSN 2023

Pos terkait