Masih Diintai Covid-19, 3 Daerah di Kaltim Ini Punya Jumlah Kasus Terbanyak

  • Whatsapp
Ilustrasi (Antara)

AKTUALBORNEO.COM –  Pertambahan kasus positif Covid-19 di Kaltim, Sabtu per 30 Januari 2021 terdapat tiga daerah yang masih tinggi kasus konfirmasi positifnya. yaitu Balikpapan, Kutai Kartanegara dan Samarinda, sehingga toral kasus 40.554.

Kutai Kartanegara penyumbang tertinggi kedua (135 kasus), setelah Balikpapan (201 kasus), disusul Samarinda (130), Kutai Timur (96) dan Kutai Barat (55), Paser (54), sisanya Bontang (19), Berau (6) dan Penajam Paser Utara (5), sedangkan Mahakam Ulu nol kasus.

Walaupun kasus positif tinggi, namun pasien sembuh juga cukup tinggi atau diatas angka 300 kasus per hari.

Tepatnya, pasien sembuh Covid-19 total 31.969 kasus, sebab bertambah 375 kasus. Balikpapan menjadi daerah berkontribusi terbesar, mencapai 143 kasus.

“Tetap perhatikan protokol kesehatan. Bukan hari saja, tapi setiap hari, setiap kita beraktifitas,” kata Gubernur Kalimantan Timur Dr H Isran Noor dihadapan ratusan petani dan masyarakat saat kunjungan kerja di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara, Rabu (27/1/2021).

Disiplin prorokol kesehatan menurut Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim ini, sudah menjadi kebiasaan sehari-hari dalam adaptasi kehidupan baru dimasa pandemi.

“Kita, sesama kita dalam pergaulan sehari-hari harus saling mengingatkan selalu pakai masker, jaga jarak denagn tidak berkerumun serta jaga kebersihan rajin cuci tangan pakai sabun atau hand sanitazer,” jelasnya.

Bagi orang nomor satu Benua Etam ini, begitulah prilaku masyarakat (taat protokol kesehatan), jika ingin terhindar sekaligus memutus rantai penularan virus Corona.

Update perkembangan Covid-19 Kaltim, Sabtu per 30 Januari 2021, suspek total 198.972 kasus (tambah 1.703 kasus), discarded/suspek negatif 157.556 kasus (tambah 941 kasus), total terkonfirmasi positif 40.554 kasus (tambah 701 kasus), probable 28 kasus dan proses 834 kasus. Sembuh 31.969 kasus (tambah 375 kasus). Meninggal 987 kasus dan dirawat 7.598 kasus.(yans/ri/humasprovkaltim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *