Muscab Claer, 7 Formatur Terpilih Segera Tetapkan Pengurus DPC PPP Kutim

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Musyawarah Cabang (Muscab) V PPP Kutai Timur (Kutim) telah memasuki tahap akhir, formatur yang berjumlah 7 orang sudah ditetapkan. Mereka resmi ditugaskan menyusun kepengurusan baru, termasuk memilih Ketua DPC PPP Kutim.

Papar formatur tersebut terdiri dari satu perwakilan dari DPP, satu perwakilan dari DPW, satu perwakilan dari DPC, dan empat pengurus PAC.

Untuk perwakilan DPP, partai berlambang ka’bah tersebut mengutus Rusman Yakub. Sementara Leni Marlina menjadi perwakilan dari DPW PPP Kaltim. Leni sendiri yang didapuk sebagai ketua formatur penyusun kepengurusan DPC PPP Kutim.

Selanjutnya, satu perwakilan dari DPC adalah Uce Prasetyo. Sedangkan 4 perwakilan PAC antara lain, Hepnie Armansyah, Imam Turmudzi, Ade Rahman, dan Ahmad Ghazali.

Berdasarkan hasil rapat internal formatur, disepakati rentang waktu penyusunan struktur definitif selama 20 hari, terhitung sejak penetapan mereka sebagai formatur pada Muscab yang digelar di Hotel Royal Victoria sangatta, Sabtu (9/10/2021).

Sebagai perwakilan DPC PPP Kutim, Uce menyatakan, pelaksanaan Muscab berlangsung dengan lancar dan tetap mengutamakan persatuan. Meskipun dalam Muscab itu terdapat perbedaan pendapat, namun hal tersebut dinilai sebagai sesuatu yang wajar dan bukan sebuah permasalahan.

“Lancar, profesional, ada persaingan ya jelas, ini kan melatih kita semua untuk bagaimana perbedaan itu diselesaikan dengan elegan dan tetap mengutamakan persatuan, Kalau mau besar kita harus merangkul semuanya, tidak ada kata dibuang-buang, semua diberdayakan sesuai kapasitas nya,” jelas Uce, Sabtu (9/10).

Disinggung terkait yang akan terpilih menjadi ketua DPC, kader senior PPP itu mengaku akan tetap loyal. Siapapun yang menjadi Ketua dirinya akan lebih mengutamakan keutuhan partai dari pada ego pertempuran di internal.

“Sebagai hamba Tuhan ya saya ikut apa Tuhan menakdirkan, jadi pimpinan oke, jadi bawahan juga oke. Semakin kita menahan ego, semakin banyak orang akan mau berkerja sama dengan kita, semakin kita menonjolkan ego, semakin banyak orang menjauhi kita,” tuturnya. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *