Operasi Yustisi di Sangatta, Satgas Covid-19 Masih Temukan Warga Tak Pakai Masker

  • Whatsapp

Aktualborbeo.com – Giat operasi yustisi penegakan memakai masker dan mengurangi kerumanan kembali dilakukan tim Satgas Covid-19 Kutai Timur (Kutim), Senin (9/8/2021). Giat kali ini diantaranya menyasar Bos Cafe di Jalan Yos Sudarso I dan di Cafe Selajur yang terletak di Jalan Inpres Desa Sangatta Utara.

Pantauan di lokasi, di Bos Cafe tidak temukan warga yang sedang duduk makan dan minum, pemilik dan karyawannya juga tampak disiplin dengan tetap memakai masker. Namun, di Cafe Selajur Tim menemunkan warga yang sedang makan dan minum yang kemudian dilakukan tes swab antigen.

Pun demikian, dari 6 yang ditest oleh tim dinas kesehatan yang juga hadir dalam operasi tersebut, semuanya dengan hasil negatif.

Selanjutnya, tim menemukan warga yang berboncengan dengan mengendarai kendaraan roda dua di Jalan Inpres tapi tidak memakai masker. Saat dilakukan diberikan edukasi ternya mereka tidak membawa identitas sama sekali. Keduanya kemudian disinggahkan oleh anggota Sat Sabhara Polres Kutim bersama anggota Lanal Sangatta lalu didata oleh Satpol PP Kutim.

Sebelumnya, tim melakukan apel yang dipimpin oleh Kasat Sabhara Polres Kutai Timur, AKP Pujito di lapangan Satlantas Polres Kutim. Hadir diantaranta R Irawan P A Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kutim, Pasiop Lanal Lettu Gunawan P dan Zainal Arifin dari Satpol PP Kutim bersama dengan tim lainnya.

Dalam arahannya, AKP Pujito mengingatkan agar dalam melaksanakan tugas operasi yustisi, tim tetap bersikap sopan santun dan sapa senyum dengan warga yang ditemukan masih berkerumun dan tidak memakai masker.

Dikatakannya, tujuan daripada Giat Operasi Yustisi ini adalah penegakan Prokes. Yakni agar masyarakat tetap memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Selain itu, dia juga kemabli mengimbau masyarakat agar tetap selalu menerapkan serta patuhi dan taati Prokes 5 M dengan Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan dengan Sabun, Mengurangi Mobilitas dan Menghindari Kerumunan.

“Dalam mencegah, mengurangi dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 agar cepat berlalu dan keadaan kembali normal,” terang AKP Pujito. (Luman-Fitrah/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *