Pengurus Bunda PAUD dan Himpaudi Kecamatan di Kutim Dikukuhkan

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Sebanyak 18 pengurus Bunda PAUD tingkat kecamatan di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi dikukuhkan oleh Bunda Paud Kutim, Hj Siti Robiah di Gedung Serba Guna, Bukit Pelangi, Kamis (13/1/2022).

Dirangkai dengan pengukuhan sembilan pengurus PC Himpaudi (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini) oleh Ketua Himpaudi Kutim Nasimul Husniyah, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman hadir dalam kesempatan tersebut.

“Saya memeberikan apresiasi baik itu Bunda PAUD maupun Himpaudi yang memang bersemangat menjadikan PAUD menjadi salah satu perancang opjek di bidang pendidikan, karena anak usia dini itu tidak bisa dibiarkan tapi harus diberikan arahan terutama bagi orang tuannya,” ucap Ardiansyah.

Bagi Ardiansyah, PAUD merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan, sebagai bentuk bantuan bagi pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Menurutnya, tujuan PAUD untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar, serta mengarungi kehidupan setelah dewasa kelak.

“Di sisi lain memang kalau saya perhatikan infrastruktur kita memang masih kurang terkait dengan gedung dan kelas PAUD dan sebagainnya. Ini sesuatu yang tidak diwajibkan dalam artian harus ada, tetapi memang secara kebutuhan memang harus ada,” jelas Ardiansyah.

Ardiansyah menilai guru pada semua jenjang pendidikan berperan penting serta sudah memiliki kompetensi dan ilmu di bidangnya masing-masing. Misalnya ilmu program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini (PG PAUD) yang khusus bagi guru PAUD sudah bisa didapkan di berbagai fakultas atau universitas yang ada saat ini sudah.

“Saat ini di dunia pendidikan itu ada namanya Sarjana PAUD, Sarjana SD. Jadi memang butuh hal-hal tertentu,” tutur Ardiansyah. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.