Pentas 22 Tarian Nusantara dalam HUT Kutim Pukau Warga

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Untuk lebih memperkenalkan keberagaman budaya yang ada Kutai Timur (Kutim), Pemkab Kutim melalui Dinas Pariwisata menggelar sebuah acara. Acara bertajuk “Bersama untuk Kutai Timur Maju dan Sejahtera’” itu berupa Pagelaran Tari Khas Nusantara yang juga digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 22 Kutim.

Dalam acara ini, ada 22 tarian yang ditampilkan di Polder Ilham Maulana Sangatta mulai Jumat (29/10/2021) dan ditutup, pada Minggu (31/10/2021) malam. Salah satu tarian yang tampil di acara tersebut adalah Tarian kolosal Medley Nusantara.

Penonton juga sempat dibuat memukau saat penari menampilkan tarian Medley Nusantara. Tarian tersebut dibawakan secara elok yang merupakan bentuk perpaduan tari tradisional nusantara, sebagai wujud apresiasi tinggi terhadap karya seni budaya nusantara, rasa cinta dan bangga budaya Indonesia.

Tak hanya itu, tarian dan kesenian lainnya juga tidak kalah menarik, seperti Kesenian Rampak Etam Be’egal binaan Dinas Pariwisata Kutim yang juga tampil dengan baik hingga sukses menghibur para penonton.

Di acara ini tampak hadir dalam acara penutupan Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Nazar Bulang, Kadispar Nurullah dan undangan lainnya.

Acara penutupan inipun ditandai dengan pemukulan gendang, serta turut dimeriahkan dengan penampilan yang memukau dari penyanyi Selfiyani atau lebih dikenal dengan nama panggung Selfi Yamma, dia adalah seorang penyanyi dangdut dan presenter wanita yang menjuarai Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2018 dan juara D’Academy Asia 4.

“Karena COVID, kita dibatasi dengan aturan untuk menggelar acara. Dan Alhamdulillah sampai kemaren kita tersisa 14 orang yang terkonfirmasi aktif COVID 19 yang menyebar di lima kecamatan,” beber Kasmidi.

Namun disampaikan pula untuk vaksinasi Kutim masih diangka 44 persen, dirinya meminta kepada masyarakat yang belum vaksin untuk datang di tempat yang telah disediakan.

“Kita ingin mengadakan kegiatan seperti ini dengan aturan sedikit longgar dengan cara masuk PPKM level 2, mari kita bersama-sama mengejar itu agar kegiatan bisa lebih terbuka lagi,” ujarnya. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *