Pertamina PEP Sangatta Kecolongan, 24 Orang Mitra Kerjanya Positif Covid-19

  • Whatsapp
Gambar Ilustrasi, Pertamina PEP Sangatta Kecolongan, 24 Orang Mitra Kerjanya Positif Covid-19

AKTUALBORNEO.COM – Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field (PEP Sangatta) kecolongan. Pasalnyan sebanyak 24 orang mitra kerja yang bekerja di proyek pengeboran STE-15 terkonfirmasi positif Covid-19.

Sembilan orang merupakan mitra kerja berdomisili di Kecamatan Sangatta Selatan, selebihnya merupakan mitra kerja yang berdomisili di luar Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sesuai dengan protokol kesehatan, mitra kerja tersebut dirawat di area terpisah dengan kru yang lain dan dipantau oleh tim Medical PEP Sangatta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim.

Legal and Relations Asisstant Manager PT PEP Asset V Field Sangatta, Rio Ostaryo menjelaskan Pertamina EP Asset 5 Sangatta Field (PEP Sangatta) hingga saat ini masih melakukan tracing terhadap seluruh mitra kerja PEP Sangatta di area proyek pengeboran sumur STE-15 sesuai dengan Emergency Respond Plan yang telah ditetapkan.

“Dalam pelaksanaannya kegiatan ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutim melalui test PCR yang dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, mitra kerja tersebut dirawat di area terpisah dengan kru yang lain dan dipantau oleh tim Medical PEP Sangatta berkoordinasi dengan Dinkes Kutim dan Puskesmas Induk Kecamatan Sangatta Selatan.

“Secara paralel, kasus ini telah dilaporkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penananganan Covid-19 Kutim,” pungkasnya.

Sebelumnya, tiga orang kru pengeboran yang selesai bertugas (off) menjalani tes rapid di Rumah Sakit Pupuk Kaltim Prima (RS PKT Prima) Sangatta sebagai persyaratan akan melakukan perjalanan. Hasil tes rapid menunjukkan reaktif.

Kemudian oleh dokter perusahan kru pengeboran, tiga orang kru dirujuk ke Dinas Kesehatan Samarinda untuk menjalani tes PCR dengan jadwal Rabu (16/9) dan Kamis (17/9). Hasil tes PCR dikeluarkan pada Sabtu (19/9) dengan hasil terkonfirmasi positif COVID-19. Tiga orang ini kemudian langsung dirawat di Samarinda. (Vitri/ab).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *