Polres Kutim Salurkan Bantuan Pemerintah ke Pelaku Usaha, Pedagang Kaki Lima dan Warung

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Kepolisian Resor ( Polres ) Kutai Timur ( Kutim ) menyalurkan bantuan UKM Pemerintah kepada pelaku usaha, pedagang kaki lima dan warung yang terdampak langsung pandemi Covid-19. Bantuan disalurkan di sejumlah tempat, di antaranya Mapolres Kutim dan 9 Polsek, mulai 11-13 Oktober 2021.

Bantuan tunai yang nilainya sebesar Rp 1.200.000,- itu diserahterima kepada pelaku usaha yang berkasnya telah terverifikasi dan dilakukan pengecekan tempat usahanya sesuai dengan syarat yang telah ditentukan oleh Polres Kutim.

Kasat Binmas Polres Kutim, AKPRina menjelaskan saat ditemui di ruangannya bahwa di hari Senin dan Rabu, 11 dan 13 Oktober 2021, Polres Kutim dan 9 Polsek yang tersebar di Kutim telah mengundang 1000 orang.

“Untuk Polres dan Polsek Sangatta, Telah mengundang 623 orang, tetapi yang datang dan menerima hanya 544 orang serta yang batal 49 orang. 35 orang diluar Kota dan 14 orang NIK berbeda dan yang reschudule dijadwal ulang 30 orang,” terangnya, Kamis, 14 Oktober 2021.

Lanjut AKP Rina menyampaikan bahwa pada saat verifikasi dan pengecekan langsung di lapangan, terhadap warga yang mengusulkan bantuan tersebut, ditemukan ada warga yang tidak jujur dan yang kemarin tidak datang. Rata – rata mereka ada yang sakit dan sudah diantarkan langsung. Selain itu, ada yang keluar kota lantaran keluarganya sakit, dan memang pulang karena tidak ada kerjaan. Selanjutnya, kata dia, ada juga warga yang NIK tidak sesuai atau berbeda dan ada yang usahanya benar fiktif pada saat dicek di lapangan.

“Hari Senin kemarin tidak datang semua maka dijadwalkan dihari Rabu tidak datang semua dan dijadwalkan lagi hari Jumat,” ucapnya.

Ditambahkan AKP Rina bahwa jadi untuk keseluruhannya dari 1000 orang, yang menerima 904 orang dan total yang batal 96 orang, Terus yang reschudule besok ( Jumat, 15 Oktober 2021 ) sebanyak 34 orang, Sebanyak 30 orang di Polres dan Polsek Sangatta dan 4 dimasing – masing Polsek, 62 orang batal tapi diganti karena NIK double ( ganda ) dan benar – benar keluar kota.

Untuk Kombeng, dia mengatakan, ada 29 orang namun yang tersalur masih 28 orang, 1 0oramg reschudule.

AKP Rina menguraikan penyaluran bantuan lainnya, yaitu Bengalon 51 orang yang tersalurkan 50 orang dan 1 orang diluar kota, Kaliorang 67 orang tersalurkan 64 orang, 2 orang sakit dan 1 orang melahirkan, Rantau Pulung 7 orang tersalurkan semuanya, Teluk Pandan 1 orang tersalurkan semuanya, Muara Wahau 50 orang tersalurkan 48 orang, Rantau Pulung 7 orang tersalurkan semuanya, Sangkulirang 119 orang tersalurkan 112 orang, 3 orang NIK berbeda dan 4 diluar kota, Ancalong 26 orang tersalurkan semuanya.

“Muara Bengkal 27 orang tersalurkan 25 orang dan 3 orang batal karena diluar kota dan NIK berbeda dan Polres Kutim dan Polsek Sangatta 623 orang yang tersalurkan 544 orang yang batal 79 orang “, tutup AKP Rinna. (Lukman/AB).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *