Sarekat Islam Kutim Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

  • Whatsapp
Ketua SI Kutim, Syahruddin Siddik

AKTUALBORNEO.COM – Sarekat Islam (SI) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekretariat SI Kutim, Sangatta, Minggu (7/11/2021).

Ketua SI Kutim, Syahruddin Siddik menyatakan, Peringatan Maulid baginya memiliki dua tujuan utama. Diantaranya, nilai spiritual, dengan mengungkapkan kegembiraan terhadap kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan umat terhadap Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam.

“Ini bentuk rasa syukur kita, Rasulullah Nabi Muhammad SAW telah membawa kita dari alam kegelapan ke alam yang terang benderang,” ujarnya

Selanjutnya, kata Siddik, dalam Peringatan Maulid Nabi terdapat nilai sosial di dalamnya. Dengan memuliakan dan memberikan jamuan makanan para tamu yang menghadiri majelis maulid sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta. Hal ini sangat dianjurkan oleh agama, karena memiliki nilai sosial yang tinggi.

“Yang kedua Peringatan Maulid Nabi menjalin silaturahmi dengan keluarga besar dan kerabat-kerabat Sarekat Islam di Kutai Timur khususnya. Alhamdullilah tadi dihadiri perwakilan Kerukunan Keluarga Wajo, Kerukunan Keluarga Besar Makassar, kemudian keluarga serta kerabat-kerabat kita lainnya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Sarekat Islam merupakan salah satu organisasi yang memiliki peran penting dalam perkembangan organisasi nasional di Indonesia. Sarekat Islam menjadi organisasi yang paling awal berdiri di Indonesia.

Salah satu tujuan Sarekat Islam yang paling utama ada pada bidang sosial-ekonomi. Adapun tujuan Sarekat Islam di bidang sosial-ekonomi, yaitu untuk memajukan perdagangan masyarakat pribumi. Sementara itu, di bidang agama bertujuan untuk mengembangkan ajaran Islam.

Menurut anggaran dasarnya, ada beberapa tujuan Sarekat Islam, di antaranya:

1. Tujuan Sarekat Islam adalah untuk memberikan pertolongan kepada para anggota yang mengalami kesulitan.

2. Memajukan kepentingan jasmani dan rohani bagi kaum bumi putra.

3. Memajukan kehidupan Islam.

4. Menggerakkan hati umat Islam agar bersatu dan saling tolong menolong.

5. Melakukan segala daya upaya untuk mengangkat derajat rakyat untuk kemakmuran tumpah darahnya. (Fitrah/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *