Segera Berdiri Ikon Tambang Truk ‘Liebherr T282B’ di Kawasan Bukit Pandang Sangatta

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Pendirian Ikon Tambang berupa Truk ‘Liebherr T282B’ di Bukit Pandang terus berprogres. Tak menunggu waktu lama, ikon tambang berkapasitas muatan 360 ton dengan bobot 237 ton itu akan berdiri gagah di kawasan Perkantoran Pemkab Kutai Timur (Kutim) itu.

Pemkab Kutim, dalam hal ini Wakil Bupati Kasmidi Bulang memang memiliki komitmen kuat dalam mewujudkan ikon tambang ini. Masalahnya adalah butuh izin pemerintah pusat sebelum truk miliki PT Kaltim Prima Coal (KPC) itu resmi diambil alih oleh pemerintah daerah. Namun masalah itu telah berhasil diselesaikan.

Kini material truk rakasa tersebut rampung diangkut ke Bukit Pandang. Prosesi pemindahan unit sebelumnya, ditandai dengan pelepasan bak T282B di Assembly Area Tanggo Delta KPC, Sangatta. Peresmian dimulainya proses pemindahan pun dihadiri oleh Wabup Kutim Kasmidi Bulang. Selain itu, hadir Manager External Relations KPC Yordhen Ampung, Ketua Perhapi Kutim Muhammad Raizal, Ketua Tim Ikon Tambang Agus Siswanto dan Manager Heavy Equipment Maintenance (HEM) Wiwin Sujati.

Dilansir dari g-samar.id, Selasa (1/2/2022), Kasmidi menyatakan, rekomendasi dari pemerintah pusat terkait dengan truk raksasa penting karena asset yang diserahkan ke pemerintah daerah yang bernilai dibawah 50 milyar harus ditandatangani Presiden, dan perlu diketahui truk ini bernilai 40 milaran.

“Alat yang kita terima ini, di dunia hanya ada d Kutim, karena ini request khusus dan hanya ada 30 unit, kita bisa mendapatkannya merupakan hal yang luar biasa,” ucapnya bangga.

Menurutnya, truk Liebherr T282B itu bukan alat yang rusak, kebetulan saja di assembly di belah untuk bisa dimobilisasi, namun akan kembali normal sehingga enginenya bisa menjadi edukasi buat anak-anak dan menjadi tempat wisata alternatif.

Terkait Bukit Pandang yang dipilih, Kasmidi menyatakan, tidak usah ragu kekuatannya untuk menampung bobot truk seberat 237 ton ini, karena sudah dilakukan kajian oleh PT KPC.

“Insyaallah, tempat ini (Bukit Pandang) layak untuk ditempatkan ikon tambang,” ujar Kasmidi.

Terakhir, dirinya berharap tidak ada kendala dalam proses pengerjaannya sehingga bisa tepat waktu dan dirinya mengucapkan apresiasi dan penghargaan kepada semuanya, khususnya PT KPC dan tim ikon tambang yang terjun langsung sehingga truk ini bisa ada di Bukit Pandang.

Sementara itu, Yordhen Ampung selaku Manger External Relation PT KPC menyatakan pendirian truk raksasa itu di Bukit Pandamg menjadi tonggak sejarah dalam membangun ikon Tambang di Kutim. “Patutlah kita semua berbangga karena sudah menjadi bagian sejarah berdirinya ikon tambang ini,” ujar Yordhen.

Menurutnya semua ini berkat kerja keras tim ikon tambang semuanya, mengingat project ini dilalui dengan perjuangan yang panjang, dimulai dengan meminta izin kepada pemerintah pusat karena barang ini termasuk milik negara.

“Prosesnya perizinannya memakan waktu empat tahun, namun dengan perjuangan dan komitmen yang gigih dari Wabup (Kasmidi Bulang) dan PT KPC akhirnya bisa mendapatkan izin,” bebernya.

Ditambahkan, ini adalah bagian dari PT KPC untuk bersinergi dengan Pemkab Kutim dalam menciptakan wisata alternatif dan membantu menciptakan potensi-potensi wisata.

“Kami berharap ikon tambang ini bisa dimanfaaatkan sebaik mungkin dan dapat mendongkrak sektor wisata di Kutim,” harap Yordhen.

Sebagai informasi, Liebherr T282B adalah salah satu dumptruck terbesar yang dirancang tahun 2004 oleh produsen Jerman. T282 dipersenjatai dengan unit V20 yang mampu mengembuskan daya hingga 3.650 TK (Tenaga Kuda). Namun, truk tambang ini hanya mampu berjalan 64 km per jam dengan beban maksimum.

Liebherr T282B memiliki dimensi panjang 14,5 meter, lebar 8,7 meter dan tinggi 7,4 meter. Kapasitas bahan bakar di tangki truk ini dapat menampung 4732 liter. Sementara tinggi ban T282B mencapai 6,6 meter.

Dumptruck ini telah pensiun dari KPC dan dipindah lokasi ke Bukit Pandang, Pusat Perkantoran Pemkab Kutim di Bukit Pelangi, Sangatta. Truck ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisata dan menjadi pusat hiburan masyarakat, sangat cocok jadi lokasi swa foto.(Imran).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.