Sekolah Tatap Muka Dimulai di Kutim, SDN 001 Sangatta Utara Terapkan 2 Shif Jam Belajar

  • Whatsapp
Ilustrasi sekolah tatap muka

AKTUALBORNEO.COM – Sekolah tatap muka di Kutai Timur (Kutim) telah bergulir sejak Senin (4/10/2021) kemarin. Dalam prosesnya, sekolah menerapkan protokol kesehatan dengan standar operasional prosedur (SOP) ketat, diantaranya jam belajar yang dibagi dalam 2 shift.

Pembagian jam belajar tersebut salah satunya dilaksanakan di SDN 001 Sangatta Utara.

Ririn Purnawati salah satu tenaga pengajar SDN 001 Sangatta Utara mengutarakan bahwa hari pertama proses belajar mengajar di ruang kelas berjalan lancar.

“Kami mengajar selama dua sesi atau dua shift dengan kapasitas 50 persen kouta di dalam kelas. Kesannya memang harus beradaptasi karena lama tidak tatap muka jadi guru ada murid masih kelihatan canggung,” ucapnya.

Kepala sekolah SDN 001 Sangatta Utara, Jamaluddin memaparkan bahwa pihaknya memperketat protokol kesehatan (Prokes) dengan mengatur kelas untuk berlangsungnya pembelajaran tatap muka. Ini berdasarkan hasil koordinasi bersama UPT Pendidikan dan sejumlah stakeholder terkait termasuk dari pihak orang tua atau wali murid.

“Aturannya dua kali seminggu proses PTM. Jadi seminggu dua kali pertemuan untuk kelas. Misalnya kelas 3 dan 6 dalam sehari berdasarkan jadwal shift,” paparnya.

Guna memudahkan dan menghindari kerumunan, prosedur dan alur keluar masuk anak, dibuat sedemikian rupa mulai dari cuci tangan, pos antrian keluar masuk, dan masih banyak lagi kontrol kesehatan yang di upayakan oleh pihak sekolah.

“Karena faktor terlalu lama tidak ada pertemuan banyak anak yang tidak mengenal gurunya bahkan kepala sekolahnya,” sebut dia.

Anak-anak pun mengaku senang bisa kembali bertemu para guru dan teman-temannya di sekolah, setelah sekian lamanya, walaupun harus dilaksanakan secara terbatas.

“Iya senang, iya ketemu teman,” ujar Rifky, salah satu siswa yang menduduki kelas 3 D. (Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *