Siswa SMKN 2 PPU Ditemukan Tewas di Kawasan Air Terjun Tembinus

  • Whatsapp

AKTUALBORNEO.COM – Siswa SMKN 2 Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kaltim, atas nama David Hasem (17) yang sejak Sabtu, 5 September diduga hilang terbawa arus Air Terjun Tembinus di Kecamatan Sepaku, pagi ini ditemukan meninggal dunia di kawasan itu dengan jarak sekitar 1,5 Km dari air terjun.

“Pencarian hari kedua ini dimulai pukul 06.30 Wita oleh tim gabungan di lokasi Air Terjun Tembinus pada Blok M, Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten PPU,” ujar Kapala Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten PPU Nurlaila di Penajam, Minggu.

Setelah satu jam lebih dilakukan penyisiran oleh tim gabungan, lanjutnya, kemudian pada pukul 08.05 Wita korban ditemukan dalam jarak sekitar 1,5 Km dari posisi jatuh dari Air Terjun Tembinus.

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup dan tersangkut di ranting pohon di arus air sekitar aliran air terjun itu. Saat ditemukan, korban telah meninggal.

“Mengingat korban telah ditemukan, maka posko penanganan pencarian korban atas nama David Hasem ditutup, sehingga saat ini tim gabungan kembali ke pos satuan masing masing,” tutur Nurlaila.

Tim yang melakukan pencarian di lokasi kejadian adalah BPBD PPU, Tim EHS dari PT IHM, PT KIM, Polsek Sepaku, Koramil Sepaku, tim dari Desa Bukit Raya, Tim Diving Community Jamrut, Pecinta Alam Rimba Lestari.

Kemudian dari SPMAA Kecamatan Sepaku, RAPI Sepaku, PMI Sepaku, DPKP Sepaku, Penikmat Alam Sepaku, Anggota Trail Sepaku, Tagana Dinsos, Destana BPBD,Puskesmas Bukit Raya, Karang Taruna Bukit Raya, dan pihak keluarga korban.

Ia juga mengatakan bahwa diketahuinya adanya pengunjung air terjun yang terseret arus air terjun, berdasarkan laporan masuk ke pihaknya pada Sabtu sore jam 17.55 Wita. Sedangkan waktu kejadiannya pun di hari Sabtu pada pukul 15.30 waktu setempat.

Pihak yang melapor atas kejadian ini ada tiga orang, yakni Ahmad yang merupakan Tim EHS dari PT IHM, kemudian Adjie Prasetya yang merupakan pengunjung Air Terjun Tembinus, dan Ade Basian yang juga keluarga korban.

Saat itu David Hasem yang beralamat di RT 01, Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam, PPU ini berwisata di Air Terjun Tembinus bersama teman-temannya dan Ade, keluarganya yang berasal dari Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kertanegara (total enam orang, termasuk korban).

Saat itu, kata Nurlaila, aliran air yang terjun dari atas cukup deras. Sementara korban bersama keluarga dan teman temannya sedang duduk di atas batu batu besar di bawah air terjun tersebut sehingga korban tertimpa air terjun dan terseret arus.

Sumber: Antaranews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *