Soal Vaksinasi Covid-19, Ketua DPRD Kutim: Vaksin Tak Berbahaya, Saya Buktinya

  • Whatsapp

Aktualborneo.com – Vaksinasi Covid – 19 terus digencarkan Pemkab Kutai Timur (Kutim) dalam upaya memutus mata rantai pandemi tersebut. Disisi lain, vaksinasi ini masih menuai pro dan kontra dari sejumlah elemen, termasuk masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kutim, Joni S.Sos menyatakan bahwa vaksinasi sebagai program dan kebijakan pemerintah dalam upaya memutus mata rantai pandemi Covid-19. Oleh kerenanya harus didukung semua elemen.

“Kita berharap kepada masyarakat antusias dan berpartisipasi untuk mengikuti vaksinasi, terus menyampaikan informasi, paling tidak kepada keluarga-keluargannya,” ucap Joni di ruang kerjannya, Rabu, 30 Juni 2021.

Sebagai peserta pertama yang telah melawati proses vaksinasi Covid-19 di Kutim, Joni meyakini bahwa vaksinasi itu aman. Ia mengajak masyarakat Kutim agar tak takut menjalani vaksinasi. Begitu pula terhadap berita bohong soal vaksinasi covid-19 diingatkannya agar jagan dipercaya.

“Karena saya pertama yang telah menjalani vaksinasi ini, maka saya berani menyampaikan ini. Artinya vaksin tak berbahaya, saya buktinya, sampai sekarang Alhamdulillah begini-begini aja, aman. Masyarakat juga jagan percaya berita hoax terkait vaksin ini,” jelas Joni.

Bagi Joni, vaksinasi justru akan membuat sistem kekebalan tubuh dan mampu melawan saat terkena penyakit, termasuk Covid-19. Terinfeksi virus Corona memiliki risiko kematian dan daya tular yang tinggi.

Untuk itu, menurutnya, diperlukan vaksinasi untuk membentuk sistem kekebalan tubuh. “Vakisnasi ini untuk diri kita dan keluarga kita sendiri,” tuturnya.

Joni mencotohkan vaksin terbukti ampuh untuk memusnahkan penyakit, diantaranya adalah penyakit lampau seperti cacar. Meskipun usai disuntik kala itu ada yang mengalami demam atau meriang, namun menurutnya, hal tersebut normal atau bisa saja.

“Yang pasti setelah disuntik daya tubuh kita kuat,” tutupnya. (Fitrah-Lukman/Red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *