Temui Bupati Kutim, Bahas Pembangunan Lamin Adat Kutai, H. Kasmo Ajak Semua Pihak Berpartisipasi

  • Whatsapp

Aktualborneo.com – Selasa, 29 Juni 2021, H. Kasmo Pital selaku Kepala Adat Kutai Sangatta memimpin pertemuan guna membahas pembangunan Lamin (Rumah Adat) Kutai. Pertemuan ini dilakukan bersama sesepuh adat Kutai dengan Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman di ruang kerja Bupati Kutim, pukul 14:00 Wita.

Sebelum menemui Bupati, para Tokoh dan Sesepuh Adat Kutai menggelar pertemuan di rumah Kepala Adat Kutai Sangatta, H. Kasmo di Jalan IA Muis, No. 40, Rt. 40 Lao Mali, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.

H. Kasmo dalam keterangannya menjelaskan, sudah saatnya seluruh elemen tokoh-tokoh Adat Kutai untuk bersatu dan mengedepankan kepentingan bersama.

Untuk itu, H.Kasmo menghimbau dan memohon dukungan dari semua pihak, agar sekiranya proses dalam pembangunan Lamin Adat Kutai ini dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

“Saya selaku Kepala Adat Kutai silsilah di Sangatta, mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Kutim untuk berpartisipasi dalam pembangunan Lamin Adat Kutai,” ucapnya.

Lagi Ia menambahkan “Kami juga mengharapkan support dan dukungan kepada semua stake holder yang ada, Pemkab Kutim agar sekiranya dalam proses pembangunan Lamin ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai rencana,” tutupnya.

Menanggapi hal tesebut, Bupati Ardiansyah menyatakan, pada prinsipnya memberikan dukungan penuh. Menurutnya, Rumah Adat Kutai memang wajib untuk segera dibuat di Kutim.

Bupati juga mengharapkan agar seluruh masyarakat Kutai dapat bersatu dan satu suara dalam perencanaan pembangunannya rumah adat tersebut nanti.

Sementara itu, Ketua LKT, Burhanuddin saat dimintai keterangan oleh tim aktualborneo.com, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan rumah adat tersebut dari awal.

“Alhamdulillah bapak Bupati mendukung penuh pembangunan Rumah Adat Kutai. Terimakasih Kepala Adat Sangatta, Kepala Adat Swarga Bara, Kepala Adat Sangata Selatan, Kepala Adat Singa Geweh, Kepala Adat Rantau Pulung. Terimakasih sesepuh Kutai dan tokoh Kutai,” ujarnya.

Selain itu, Burhan juga mengucapkan rasa terimakasih kepada beberapa Ormas Kutai dan kedaerahan yang mendukung hal ini.

“Terimakasih juga kepada perwakilan Remaong Koetai Berjaya (RKB), Laskar Kebangkitan Kutai (LKK), S3, Baladika, Kerakatan Kutai, Paslit, Manggurai, Laskar Gepak, Pemuda Kutai, Gardapati, Tiga Samudra, dan Laskar Kutai Timur (LKT),” tutupnya. (dps).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *